Apa itu becak listrik?

2026/03/05 17:13

Jika Anda pernah berada di pasar yang ramai atau lingkungan yang tenang di sebuah kota—seperti Delhi, Nairobi, bahkan beberapa kota kecil—Anda pasti pernah melihat hal-hal ini.Kendaraan kecil beroda tiga, hampir tidak mengeluarkan suara, dengan seorang pengemudi di depan dan beberapa orang di belakang.Itu adalah becak listrik, atau disingkat e-rickshaw.Sebagian orang menyebutnya tuk-tuk listrik atau e-tricycle, tetapi apa pun sebutannya, kendaraan ini bukan sekadar cara lain untuk bepergian.Kendaraan ini sangat cocok untuk kehidupan sehari-hari—cukup murah bagi orang-orang yang tidak mampu membayar taksi, cukup mudah dioperasikan oleh pengemudi, dan cukup bersih sehingga tidak menghasilkan asap seperti becak bensin zaman dulu.Berbeda dengan becak motor yang berisik dan berbau atau becak kayuh manual yang melelahkan, becak listrik beroperasi menggunakan baterai isi ulang.Tapi ada lebih banyak hal tentang becak listrik daripada sekadar "bertenaga listrik." Saya akan menguraikan hal-hal yang kebanyakan orang abaikan—bagaimana cara kerjanya, di mana Anda dapat menemukannya, dan mengapa becak listrik jauh lebih penting daripada yang Anda kira—agar Anda benar-benar memahami apa itu becak listrik, ya?


becak listrik


1. Jantung dari Becak Listrik: Bagaimana Baterai Baru Mengatasi Masalah Terbesar Para Pengemudi

Jujur saja—kualitas becak listrik bergantung pada baterainya. Dan selama bertahun-tahun, itu benar-benar menyusahkan. Saya pernah mengobrol dengan para pengemudi becak listrik di Delhi, dan mereka semua mengatakan hal yang sama: mereka dulu menggunakan baterai timbal-asam karena harganya murah—sekitar $330 hingga $530—dan mudah ditemukan. Tapi, baterai itu benar-benar buruk. Baterai itu sangat berat, cepat rusak (hanya bertahan 1 hingga 1,5 tahun, atau 300 hingga 400 kali pengisian daya), dan membutuhkan waktu 7 hingga 8 jam untuk terisi penuh. Bayangkan menghabiskan sepanjang hari mengemudi untuk mencari nafkah, hanya untuk harus berhenti di tengah jalan karena baterai habis, atau kehilangan separuh malam menunggu baterai terisi. Itulah yang dialami para pengemudi selama bertahun-tahun—frustrasi total.

Namun sekarang, segalanya berbeda—semuanya disebabkan oleh baterai lithium-ion (Li-ion) dan lithium iron phosphate (LFP). Ya, harganya lebih mahal di muka—Li-ion berharga $790 hingga $1.580—tetapi setiap pengemudi yang saya ajak bicara mengatakan itu sepadan. Baterai ini dapat bertahan selama 4 hingga 5 tahun (1.000 hingga 1.500 pengisian daya), dapat diisi dalam 2 hingga 4 jam, dan cukup ringan sehingga pengemudi tidak perlu bersusah payah untuk memegangnya. Baterai LFP bahkan lebih baik lagi bagi orang yang berkendara dalam jarak jauh atau tinggal di tempat yang sangat panas atau dingin—baterai ini dapat bertahan selama 5 hingga 7 tahun (lebih dari 2.000 kali pengisian daya) dan tidak rusak saat cuaca ekstrem. Ini bukanlah sekedar “peningkatan” yang mewah—ini adalah penyelamat bagi pengemudi yang mengandalkan becak untuk memberi makan keluarga mereka. Terakhir, mereka tidak harus memilih antara menabung sekarang atau menghasilkan uang di kemudian hari.

Jika Anda bertanya-tanya apa yang membuat becak listrik lebih baik daripada yang lama, inilah jawabannya. Bukan hanya soal tenaga listrik—tetapi juga soal keandalan. Pengemudi mendapatkan lebih banyak waktu di jalan, mengurangi stres, dan penumpang tidak perlu khawatir kendaraan mogok di tengah perjalanan. Ini perubahan kecil, tetapi memberikan perbedaan yang sangat besar.


becak listrik


2. Di Luar India: Becak Listrik Bukan Hanya untuk Jalanan Sibuk—Cocok untuk Setiap Sudut Dunia

Kebanyakan orang yang mendengar "becak listrik" langsung berpikir tentang India—dan itu wajar. India memproduksi dan menggunakan lebih banyak becak listrik daripada negara lain mana pun: lebih dari 2,26 juta unit terdaftar pada tahun 2023, dan masih banyak lagi yang tidak terdaftar. Tetapi saya telah melihat becak listrik di tempat-tempat yang tidak akan pernah Anda duga, dan mereka tidak hanya meniru sistem di India—mereka juga beradaptasi agar sesuai dengan cara hidup masyarakat di sana. Itulah hal terbaik tentang becak listrik: fleksibel, dan mudah beradaptasi dengan kehidupan lokal di mana pun Anda menempatkannya.

Di Asia Selatan, becak listrik menjadi penyelamat bagi orang-orang yang tidak bisa mendapatkan pekerjaan lain. Anda tidak memerlukan SIM khusus untuk mengendarainya, harganya berkisar antara ₹80.000 hingga ₹150.000 di India (lebih murah daripada mobil atau bahkan becak bensin), dan biaya operasionalnya berkurang hingga 70% dibandingkan dengan becak bensin atau CNG. Di Bangladesh dan Nepal, jalanannya sempit dan padat—bus tidak bisa lewat, tetapi becak listrik bisa. Pengemudi di sana memang mengangkut penumpang, tetapi juga barang-barang kecil: sayuran, paket, bahkan buku sekolah untuk anak-anak. Di Asia Tenggara, Thailand dan Filipina menggunakannya di tempat-tempat wisata—becak listrik yang berwarna-warni dan tenang membawa pengunjung menyusuri pantai Bali atau jalan-jalan tua Manila, sehingga wisatawan tidak perlu menghirup asap knalpot.

Bahkan di Eropa, kendaraan ini semakin banyak digunakan. Di Italia dan Belanda, pusat kota tua memiliki peraturan ketat tentang emisi, dan jalanannya terlalu sempit untuk mobil. Becak listrik sangat cocok untuk wisata—Anda dapat meluncur di jalanan berbatu tanpa menimbulkan kebisingan atau polusi. Di Afrika, Kenya dan Nigeria menggunakannya karena bahan bakar sulit ditemukan. Para pengemudi di sana menyukai kenyataan bahwa kendaraan ini tidak membutuhkan bensin, jarang rusak, dan biaya operasionalnya hampir nol. Mereka menggunakannya untuk menghubungkan daerah pedesaan dengan kota-kota kecil, sehingga orang dapat pergi ke pasar atau rumah sakit tanpa harus berjalan kaki berjam-jam. Becak listrik bukan hanya "hal yang ada di negara berkembang"—ini adalah solusi di mana pun transportasi tradisional tidak berfungsi.


becak listrik


3. Lebih dari Sekadar Kendaraan: Becak Listrik Memberikan Lapangan Kerja bagi Masyarakat (dan Juga Membantu Planet)

Inilah hal yang tidak pernah dibicarakan banyak orang: becak elektronik tidak hanya digunakan untuk pergi dari titik A ke titik B. Becak juga digunakan untuk memberi orang cara untuk mencari nafkah. Saya pernah bertemu pengemudi di India yang biasa melakukan pekerjaan serabutan—membawa tas, menjual buah—hampir tidak ada yang bisa lewat. Kini, dengan becak, mereka punya penghasilan tetap. Anda tidak memerlukan gelar, Anda tidak perlu bisa berbahasa Inggris, dan Anda tidak memerlukan banyak uang untuk memulai. Biaya per kilometernya hanya $0,017, dibandingkan dengan $0,03 untuk becak CNG—sehingga pengemudi dapat memperoleh lebih banyak penghasilan. Di India saja, lebih dari 3 juta orang mengendarai becak elektronik setiap hari, dan ratusan ribu pengemudi bergantung pada becak tersebut untuk memberi makan anak-anak mereka, membayar sewa, dan menyediakan makanan di atas meja.

Dan jangan lupakan planet ini. Becak bensin tua itu mengeluarkan CO, HC, dan NOₓ—zat berbahaya yang membuat kota-kota berkabut dan membuat orang sakit. Becak listrik tidak memiliki emisi knalpot. Saya pernah membaca sebuah laporan yang mengatakan bahwa jika hanya 5% lebih banyak orang di India beralih ke becak listrik, emisi akan turun sebesar 6,3% pada tahun 2030. Itu adalah hal yang besar. Ditambah lagi, becak listrik itu tenang—tidak ada lagi mesin berisik yang meraung-raung di lingkungan perumahan pada pukul 6 pagi. Jika Anda pernah tinggal di kota yang ramai, Anda tahu betapa nyamannya hal itu.

Bagi para pelaku bisnis, ini adalah peluang besar. Pasar e-rickshaw mencapai $1,33 miliar pada tahun 2025, dan diperkirakan akan tumbuh menjadi $2,16 miliar pada tahun 2030—itu berarti tingkat pertumbuhan sebesar 10,1%. Ada banyak cara untuk terlibat: stasiun penggantian baterai (agar pengemudi tidak perlu menunggu untuk mengisi daya), armada e-rickshaw bersama, bahkan menyewakannya untuk tur. Ini adalah bisnis ramah lingkungan yang benar-benar membantu orang—bukan hanya menghasilkan uang.


becak listrik


Jadi, apa itu becak listrik? Ini bukan hanya kendaraan roda tiga. Ini adalah cara bagi pengemudi untuk menghidupi keluarganya. Ini adalah cara bagi para komuter untuk pergi bekerja tanpa menghabiskan banyak uang. Ini adalah cara untuk membuat kota lebih bersih dan tenang. Baik Anda seseorang yang membutuhkan tumpangan yang terjangkau, seorang pengusaha yang mencari ide bisnis yang bagus, atau hanya seseorang yang peduli untuk membuat dunia sedikit lebih baik, becak listrik akan tetap ada. Becak listrik memang tidak sempurna, tetapi mereka melakukan lebih banyak kebaikan daripada yang disadari kebanyakan orang—satu perjalanan yang tenang dan bersih pada satu waktu.

Jika Anda ingin mempelajari lebih lanjut—baik Anda seorang pengemudi yang mencoba memilih baterai yang tepat, seorang pengusaha yang ingin memasuki pasar, atau hanya ingin tahu tentang cara kerja e-rickshaw—panduan kami akan menjelaskan semuanya. Tanpa kata-kata mewah, tanpa basa-basi yang tidak perlu, hanya informasi nyata untuk orang-orang nyata.


Produk Terkait

x